Awas, HP Terlalu Lama Ditaruh di Setang Motor Bisa Cepat Rusak
Bagi sebagian banyak orang, penggunaan (hp) merupakan suatu kebutuhan. Tak terkecuali saat berkendara.
Bahkan banyak pengendara sepeda motor yang game judi online terpercaya
memasang dengan menggunakan holder yang ditempatkan di. Selain dimanfaatkan untuk melihat navigasi, tetapi juga untuk memantau bila ada telepon atau pesan masuk.
Namun penggunaan hp dengan holder di motor ternyata bisa merusak perangkat tersebut. Mengutip dari situs resmi apple.com, Selasa (14/9/2021), pasalnya getaran dari motor akan tersalurkan ke hp dan membuat komponen di dalamnya rusak.
Masalah ini mengacu pada hp dengan situs judi casino online teknologi Optical Image Stabilization (OIS). Peranti tersebut membantu memotret dengan adanya gyroscope di bagian kamera. Alat itu berfungsi untuk meminimalisir efek guncangan supaya hasil foto yang didapat lebih bagus dan jelas.
Teknologi OIS sudah ada sejak Iphone 6 plus di tahun 2014. Artinya saat ini sudah banyak hp yang beredar dengan OIS, bahkan hp di kisaran harga Rp 5 jutaan seperti Samsung Galaxy A52 atau Vivo V21 sudah dilengkapi peranti penyetabil kualitas gambar.
Di sisi lain mesin, terutama dengan cc tinggi, menghasilkan getaran cukup besar yang tersalurkan ke sasis, lalu ke stang dan pada akhirnya ke hp itu sendiri. Getaran tersebut berada pada frekuensi tertentu yang tidak ideal pada teknologi OIS.
BACA JUGA :
Rumah Tapak Bertahan di Masa Pandemi Peminatnya Tetap Tinggi
Salah seorang pada situs Reddit di r/Motorcycles membagikan pengalaman buruk yang ia alami pada 2 tahun lalu. Dia memasangkan hpnya, Google Pixel 2, di antara stang motornya menggunakan holder.
Motor yang dia pakai, yaitu Yamaha FZS 600 menghasilkan getaran yang membuat hp terguncang dan merusak kameranya. Bahkan dia mengklaim sudah mengganti hpnya sampai lima kali karena masalah yang sama.
Oleh sebab itu, ada berbagai cara untuk menghindari atau mengurangi getaran dari mesin ke hp. Salah satunya adalah mengantongi hp selama perjalanan dan hanya menggunakannya pada saat benar-benar dibutuhkan.
Selain itu adalah menggunakan motor listrik. Berbeda dengan motor biasa, dapur pacu motor listrik tidak menghasilkan getaran karena tidak ada proses pembakaran internal seperti mesin berbahan bakar bensin.
Terakhir adalah menggunakan holder yang bisa mengurangi getaran pada motor. Meski tidak sepenuhnya menyerap getaran mesin, setidaknya alat tersebut bisa meredamnya.

Komentar
Posting Komentar